Yang sudah pergi tak usah dipanggil lagi

Pain (pexels.com)

Kalau diliat-liat nih, cerita-cerita yang harus berakhir dengan ending yang ga bahagia justru menjadi sebuah signature yang unik bahkan bernilai melampau kisah itu sendiri. Banyak sekali karya bagus yang justru terlahir dari romansa yang ujungnya sebenarnya tidak pernah diharapkan, liat aja cerita, lagu, film, puisi dan segala sesuatu yang mempunyai nilai yang berbeda banyak berasal dari kisah cinta yang menyedihkan.

Bagi saya, Distilasi Alkena karya Wira Nagara masih menjadi puisi yang menusuk, Film Favorit nya Sheila On Seven pernah menjadi menjadi satu-satunya lagu yang terus terputar dalam beberapa hari terakhir di kamar kost. Belum lagi film-film yang tercipta, Love For Sale, You are the apple of my eyes, The Gift, 1000 days of summer, One day, dan film lama yang baru saja saya tonton “Initiation Love” itu bikin geleng-geleng kepala sih applause.

Kayaknya, emang hal-hal yang berhubungan dengan hancurnya hati seseorang, kesendiran dan hubungan yang gagal telah menjadi suatu ART tersendiri yang kadang nilainya jauh lebih berat daripada cerita yang ujungnya menjadi bersama. Ada ungkapan kesedihan yang mendalam dituangkan dalam berbagai media, ada yang serius masuk dalam kedukaan itu adapula yang menjadikan bahan tertawaan untuk dirinya sendiri, kenapa bisa seperti itu. Memang menertawakan diri sendiri justru menjadi emotional healing yang baik bagi mereka yang pernah gagal menjalin hubungan. Lihat aja twitter, ada threat-threat tentang patah hati, kesendirian, cinta yang berakhir yang penuh kata-kata kode dan ungkapan kesedihan lengkap dengan kata-kata anjing  dan babi di dalamnya. Lihat instagram story, kadang dengan latar hitam dan caption-caption kecil nyaris tak terlihat yang berisi curhatan-curhatan dengan harapan dia akan membacanya atau juga screencapture lagu-lagu dari apps spotify ataupun joox yang terlihat menggambarkan dirinya. Lihat aja facebook, disana banyak yang lagi nikah, orang tua dan anak alay wkwkwkkwk

Lihat lihat dan lihat. . .

Di satu sisi kita butuh waktu dan perlu beberapa kali patah hati untuk menemukan pandanan hidup yang (mungkin) bisa berjalan bersama, sudah jarang sekali kita menemukan seseorang yang sekali menemukan pasangannya langsung menikah dan berakhir bahagia, itu langka sekali. Seenggaknya kamu akan patah hati beberapa kali, cintamu tak bersambut kali dan kali, dan kegagalan yang kamu hadapi lebih dari sekali.

Anggap saja semua romansa mu yang harus berakhir itu seperti pemberhentian-pemberhentian sementara yang mengantarkanmu pada tujuan yang sebenarnya.  Anggap saja semua cerita romansa yang menyesakkanmu membuat kamu menemukan dirimu bukan menghancurkanmu. Anggap aja semua kegagalanmu menjadi pecahan-pecahan puzzle yang mulai terhubung satu sama lain untuk sebuah gambaran yang lebih besar lagi.

Pandang dirimu sendiri, temukan self love di dalammu, tenang dan bernapaslah. Kumpulkan semua energi positif dari tempat-tempat dimana kamu bisa menjangkaunya, reduksi semua hal-hal negatif dan semua racun yang bakal menggerogotimu. Atur setiap irama dalam hati dan langkahmu dan percayalah semua akan baik-baik saja.

GAPAPA kalau perjuangan yang kamu lakukan demi cinta harus berhenti

GAPAPA kalau dia yang kamu suka malah menyukai temanmu sendiri wwkwkwk

GAPAPA kalau akhirnya jarak yang memisahkan kamu. . . dan berakhir

GAPAPA kalau kamu ga direstui keluarga dan akhirnya ga bersama.

GAPAPA kalau bertahun-tahun kamu menunggu, dan akhirnya dia tetap ga bersamamu.

GAPAPA kalau bertahun-tahun kamu berjuang akhirnya sia-sia saja

GAPAPA kalau kekasihmu masih ga bisa setia

GAPAPA kalau berkali-kali dia masih bertingkah semau dia

GAPAPA kalau kalian sudah merencanakan kehidupan yang bahagia namun ternyata tak ada yang tersisa sama sekali.

Akhirnya, (semoga) cinta akan menemukanmu dengan cinta yang memang seharusnya bersamamu, dan lihat dirimu meskipun kamu terlihat berantakan kamu akan sampai di tujuan keidupan dengan selamat. Dan terakhir, ganti semua frasa GAPAPA dengan ITU ASU, BABI, BNGST, KAMBING, KUCING JANCOK, KMPRT, APAPUN ITU BEBASKAN DIRIMU DARI SESUATU YANG MENGEKANGMU. Saat kamu mencintai tapi dianggap tai, mengumpatlah. BYE.

Leave a Reply