Seminar Proposal

-PEMBAGIAN DOSEN PENGAMPU-

Pada semester tujuh waktu lalu, adalah masa-masa yang paling rentan buat anak-anak semester akhir. tapi ga begitu juga dengan anak sastra Jepang, secara kita semster 7 kita baru dapet Seminar Proposal, semua sama rata karena Seminar Proposal termasuk kedalam Mata Kuliah, sedikit berbeda dengan fakultas yang lain seperti FKM atau FSM, mereka seminar proposal menurut ajaran kepercayaan masing-masing. Setahu saya itu, mahasiswa FSM mereka seminar proposal setelah melakukan penelitian *kayaknya salah deh infonya*

Dosen Pembimbing untuk seminar proposal adalah Lina Sensei dan Reny Sensei, karena pada waktu itu (tahun 2014) Utami Sensei, Eliz Sensei sedang study melanjutkan kuliah mereka, sedangkan Rani Sensei belum mengajar di Undip. Para anak-anak linguistik harap-harap cemas dengan pembagian siapa yang dapet bagian Lina Sensei dan siapa yang dapet bagian Reny Sensei, karena ada mitos kalau Reny Sensei adalah dosen paling KILLER se Sastra Jepang Undip *Tapi pada akhirnya saya BERSYUKUR banget bisa dapet Dosen Pembimbing beliau*.

Waktu yang di nantikan telah tiba. .  Jeng Jeng Jeng. .
Total mahasiswa Linguistik ada 50 1rang, jadi di bagi dua, Lina Sensei 25, Reny Sensei 26. Dalam waktu 4 bulan 2 minggu, semua mahasiswa linguistik harus kebagian untuk presentasi proposal skripsi mereka. saat diumumkan siapa-siapa yang dapet dosen Reny Sensei, saya shock, karena saya termasuk kedalam bagian 26 mahasiswa yang dapet dosen pengampu Reny Sensei.

Dalam hati speechless, Ya Tuhaaaaaan

Tapi beruntungnya ga cuma aku sendiri, masih adal 25 anak yang menghadapi keadaan yang sama. ‘yang penting ada temen’ hahahahaa.

-PENGUMPULAN DRAFT PROPOSAL dan PENGUNDIAN NOMOR URUT-

Tahap selanjutnya adalah mengumpulkan draft proposal, kemudian pengundian nomor urut presentasi proposal. Saat saya mengumpulkan proposal, lalu saya mengambil nomor urut, saya mendapat urutan 22an, jadi saya kebagian waktu presentasi sekitar akhir desember 2014 atau awal desemberl 2015. dalam hati sedikit lega karena waktu proposal masih jauhan. jadi masih bisa mempersiapkan semuanya.

-BIMBINGAN SEBELUM PRESENTASI-

Jadi aturannya adalah, semua mahasiswa wajib bimbingan dahulu kepada dosen pengampu, setelah itu revisi, lalu di kumpulkan, bimbingan lagi, di kumpulkan, revisi lagi begitu terus sampe waktu presentasi. waktu bimbingan di tentukan oleh dosen pengampu, jadi siapa yang di sms oleh dosen pengampu, dialah yang akan bimbingan. Sedikit ribet sih.

Tercetus ide tema skripsi saya adalah “Analisis Idiom Bahasa Jepang dari Binatang”.

Awal-awal bimbingan saya harus bekerja lebih keras, karena saya tipe ‘ala kadarnya’ harus berhadapan dengan Reny Sensei yang ternyata sangat perfectsionis. dua tipe yang sangat bertolak belakang. beberapa kali revisi tata penulisan kalimat pada skripsi saya, dan akhirnya saya presentasi.diwaktu bimbingan itu mulai keliahatan ‘perfect’nya Reny Sensei, namun ternyata itu belum ada apa-apanya saat benar-benar bimbingan skripsi.

-WAKTU PRESENTASI-

Pada saat presentasi, semua berjalan lancar, karena semua sudah diobrak-abrik dulu waktu bimbingan oleh Reny Sensei. Dan semua pertanyaan dari teman-teman, semua bisa saya jawab *sombong* hahahaha

Leave a Reply