Secret Admirer

Sabtu yang lalu (8 Oktober 2016) cukup menyibukkan buat saya, persiapan untuk pergi ke kampung Inggris Pare-Kediri ternyata merempongkan. Ternyata untuk menetap 1 bulan di tempat lain tidak sesimple yang di inginkan.Packing ini lah packing itu lah. Beberapa benda yang awalnya tidak penting menjadi sangat penting, semua yang persiapkan harus benar di persiapkan. Peralatan mandi lah, handuk lah, kotak pandora lah, dan harus memilah-milah buku apa yang harus di bawa.

Sebelum meninggalkan semarang dalam sebulan ini,akhirnya saya membuat farewell ke tempat-tempat yang akan saya rindukan, dan bertemu dengan orang-orang yang saya kasihi. Hari ini saya ingin pergi ibadah di Getsemani (i’ll miss this place and atmosphere) dan Youth untuk bertemu dengan beberapa orang yang saya kasihi (meskipun ga ketemu Christin dan Farina. I’ll miss you too Komsel Gemez).

Berhubung jadwal kereta jam setengah 12 malem, saya rencanakan pergi ke stasiun jam 9 malam. Jam menunjukkan angka yang masih jauh dari jam 9. Saya gunakan waktu yang tersisa untukĀ  me time dengan Weny dan Ednita (yang nanti di susul Elis) di D’Anugerah cafe (kebetulan ada voucher diskon 50 % :p).

Eh iya, Ribka minta beliin nasi goreng spesial.

Waktu udah nunjukkin jam 9 kurang, Setelah ambil bungkusan nasi goreng buat Ribka, saya pergi ke kost dia dan langsung pulang ke kost untuk pergi ke Stasiun Tawang (Kuta solo sing dadi kenangan, koe karo asyu).

Sesampainya di kost,suasana seperti biasa tak ada hal yang aneh. sampai si Adit bilang

“Gih, itu ada paket buat kamu”

Heh, aku sama sekali ga pesen dan maketin apa-apa kok ada paket. Setelah aku liat ternyata satu bucket bunga dan ucapan selamat ulang tahun dengan inisial R dibawah nya.

img_20161008_205856_hdr

Seketika itu juga otak saya mikir siapakah R itu sebenarnya, deretan nama-nama dengan huruf R di depannya, Ribka, Rimta, Rinita, Ruri, Regina, Rolanda, Rudi, Robi, Ronaldo, Ronaldino.

94367
Ucapan selamat TEPAT TELAT SATU BULAN

Tapi kok rasanya bukan mereka yang ngirim itu.

Awalnya saya kira Ribka yang ngirim bucket bunga itu, karena dia lah orang yang akhir-akhir ini dekat dengan saya. Tapi setelah di konfirmasi ulang ternyata bukan dia (tiwas wes seneng duluan).

Apa yang saya rasakan ?

Senang ? Jelas.

Sangking bahagianya saya bawa bunga itu sampe kediri, walau akhirnya besoknya bunga itu layu yang penting saya bisa bahagia.

Namun saya juga penasaran ? Who is she ? the secret admirer ?

Jadi selama ini ada yang stalkingin hidup saya ? Oh My God, i was spied

Setelah berasumsi yang aneh-aneh dan mencoba menerka-nerka who is mrs R, akhirnya saya menyerah pada ketidaktahuan saya.

Siapapun kamu, saya ucapkan terima kasih buat bunga dan ucapannya, saya pikir kamu adalah cara Tuhan membuat saya bahagia meninggalkan Semarang dan melupakan bayang-bayang tentang dia.

94368
Pinjem kamar Roberto :p

0 Replies to “Secret Admirer”

  1. […] saat mau berangkat sudah ada tanda-tanda manis dari Tuhan lewat Secred Admirer yang ngasih bunga yang sampai saat ini belum tau siapa nyonya R sebenarnya. Tak apalah seenggaknya […]

  2. Kita belum kenal tih, ga mungkin lah kamu -_-

Leave a Reply