POPUP LOVE

Lagi pengen share apa memberkati waktu ibadah di GMS Semarang, kotbah minggu lalu 14 Februari yang katanya hari Kasih Sayang aka Valentine. Ini kotbah kedua dari Ps. Bernard Samuel (Gembala Sidang GMS Semarang) yang me-rhema banget, sebelumnya adalah kotbah sewaktu natal 2014 lalu (udah setahun, tapi pengajarannya masih teringat ampe sekarang).

Tema bulan Februari di GMS Semarang adalah tentang cinta, tenang bukan tentang kamu kok. khusus buat AOG (Army Of God) tema yang diambil adalah Single Forever (ini kaya kotbahnya Ps. Jeffrey Rachmat).

Sebagai pedahuluan Ps. Bernard menyampaikan tentang 3 Jenis Cinta, saya percaya seluruh anak-anak muda pasti udah katam dengan pengertian 3 jenis cinta ini. yakni Eros, Filia dan Agape. Ps. Bernard bilang kalau Perasaan itu dari Tuhan, tapi bagaimana kita menghandle apa yan kita rasakan itu butuh pengetahuan supaya kita dapat menjadi lebih bijaksana. Simple nya sih sebenernya kita bisa menghandle perasaan*rasa kasmaran* yang dari dalam. dan itu dibutuhkan pengetahuan yang benar supaya kita bisa hidup secara bijaksana.

Saya mencoba mengambil pesan dari apa ang Ps. Bernard sampaikan

1. ‘EROS’

Eros adalah daya tarik secara fisik atau penampilan yang dari luar. saya mencintai dia karena dia cantik/ganteng, kaya/terkenal. jadi EROS adalah ketertarikan karena didasari oleh penampilan luarnya saja.
Saat kita mengalami EROS, atau tertarik karena dia cantik/pinter/ganteng, jangan buru-buru memutuskan, karena itu belum tentu cinta sejati

2. ‘FILIA’

Filia adalah cinta persahabatan atau kekeluargaan, cinta dalam filia biasanya saling memberi, berbagi, mengisi satu sama yang lain, teman dalam suka atau duka. Dalam Alkitab, kata Filia ditemukan di Roma 12:9-10.

Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.  Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.

Dituliskan disaa ada 4 perintah, yang merupakan ciri dari cinta Filia
a. Jangan pura-pura.
b. Jauhi yang jahat dan lakukan yang baik
c. Salin mengasihi sebagai saudara.
d. Saling mendahului dalam memberi hormat

3. ‘AGAPE’

Agape adalah cinta yang ajaib, supranatural, salah satu dari ciri khas Agape adalah cinta yang mau berkorban, memberi tanpa menuntut diberi. tanpa melihat respon dari orang yang menerima, tetap selalu saja mengasihi (aku banget muahaha)

Secara khusus, Agape dapat dinyatakan dengan ungkapan ini :

Meskipun kamu. . . . . . .. . . . .  aku tetap cinta

Sebagai contoh, meskipun kamu begitu jahat, aku tetap cinta.

Ko Bernard menegaskan 3 Jenis cinta itu adalah cinta yang Tuhan berikan dalam hidup kita, dan ketiga jenis itu seharusnya ada dalam hidup kita. bukan hanya Eros atau Agape saja, atau Filia saja. ketiganya itu harus menopang dalam hidup yang nantinya menjadi rumah tangga kita. *eh kita

Yang kedua, Ps. Bernard juga menyampaikan 4 Hal yang bisa kita lakukan untuk mengecek kita mengalami cinta yang benar sejati atau hanya sekedar kasmaran/deg-deg an random belaka.
1.Waktu
Cinta yang sejati bertumbuh memerlukan waktu, tidak langsung terjadi zing dalam sekejap. dibutuhkan kesabaran, tidak spontan/instan, dan dibutuhkan pengenalan
INTINYA, CINTA ITU HARUS SABARudin.
2. Pengetahuan
Cinta bertumbuh dari penilaian atas semua karakter orang lain, harusnya kita mencintai seseroang yang kita kenal dengan baik. Menikahlah dengan orang yang benar-benar kamu kenal. Ada penelitian mengatakan bahwa orang yang sedang jatuh cinta IQ nya turun 30 poin. simpelnya jadi bego, makanya dibutuhkan pengetahuan yang tidak ditutup-tutupi atau pengetahuan yang tidak menurunkan standar karena efek zing, memaklumin hal-hal yang sebenarnya tidak baik untuk kita.
3. Fokus
Cinta sejati seharusnya berpusat pada orang lain, sifatnya adalah keluar. hasilnya adalah orang-orang yang saling mau berbagi dan TIDAK EGOIS, mau memberi tanpa harap kembali. bukan self oriented, namun lebih mementingkan kepentingan pasangan/orang lain.
4. Singularity
Dan ini yang sangat penting, SINGULARITY, Cinta sejati seharusnya berpusat pada SATU ORANG SAJA, tidak dengan dua orang atau lebih pada waktu yang sama *ini merhema bgt*. Singularity berusaha mengenali orang tersebut tanpa bias.

Empat hal tadi adalah poin-poin secara umum, jadi ada kemungkinan setiap kita punya alur masing-masing cerita cinta yang berbeda, ini adalah petunjuk tapi bukan pedoman yang utama, tetep yang paling utama adalah Hubungan Pribadi kita dengan Tuhan, karena ada beberapa kasus *seperti saya sendiri*, teori, penjelasan yang tidak bisa saya terapkan langsung, Command langsung dari Tuhan itu yang seharusnya jadi pedoman utama, tapi bukan memakai ‘perasaan’ saja yang kadang disalahkaprahkan oleh orang kharismatik. Tetep libatkan orang-orang terdekatmu, dan orang-orang yang kamu percaya. 🙂

Leave a Reply