Perhaps broken heart is the best way to make you stronger

Mungkin memang harusnya patah hati, atau jatuh cinta lagi. Apa pun itu, semesta tak akan salah menggariskan cerita. Bertahanlah. – @elwa

Hari kedua di 2018 gue patah hati, horaaay. . wtf -_-“
Yap, patah hati men. Ga disangka sama sekali dan tak ada firasat sedikitpun, tiba-tiba ada sign dari handphone, dan gue bener-bener paham ini bakal ngarah kemana.

DEG, saat itu jantung gue rasanya agak terlambat untuk berdetak. Ada perasaan lirih yang mendalam. Waktu itu juga ada hasrat untuk buat kebun binatang kelas dunia dengan perlengkapan yang komplit. Sudah mulai men-list binatang satu persatu, gajaaaaah, singaaaa, harimaaaauu sipuuuuuut, babiiii, kucyiiing. pengen rasanya mesuh-mesuh, teriak, atau guling-guling, tapi ternyata gue masih di ruang kuliah. wkwkwkwwk

woman-1006102_960_720
Pelajaran dasar, satu tambah satu itu dua, patah hati itu sakit (source : Pixabay)

ah elah lemah amat jadi cowo. Tapi emang kemarin itu bener-bener kaya drama di sinetron. Berhubung gue bukan tipe cowo yang gampang jatuh cinta, sekalinya hati ini tertambat ya bisa jadi gila. Dan sekalinya patah hati, YA HABIS.

Butuh usaha yang berat dan harus bersusah payah untuk menutupi kalo pikiran gue lagi ga rasional karena hal itu.
.
Kronologisnya begini..
Emm gausah kali ya. Aib men.

Tapi yang gue sadar, waktu itu lagi kuliah keuangan bisnisnya Prof Lako, tiba-tiba buka hape dan mental langsung down njir. Mau banget izin keluar untuk pergi ke toilet, apa ambil kertas tulis-tulis untuk salurin duka yang masih tertahan. Tapi disebelah ada desna sama stefanny. Masa iya, cowo gembul, ipel-ipel, kumisan malah melow nulis kata-kata yang sok bijak. Ternyata emang keadaan ternyata ga memungkinkan.

Good news. . . ternyata LCD di kelas rusak, kami harus pindah ruangan, kesempatan itulah dipake buat nyari spot yang bisa duduk sendirian, di belakang agak pinggir sedikit.

Nah, sembari Prof Lako sibuk mengajar, gue juga sibuk dengan pena, kertas dan kemirisan hidup gue. Semua-semuanya terlihat sedang sibuk dengan dunianya, kayaknya cuma Tuhan yang lagi santai leyeh-leyeh dan puas ngetawain gue “sape suruh jatuh cinta tong”.

Sebenernya nih ya, yang bikin pesona patah hati berubah menjadi sesuatu yang amat menyakitkan itu bukan karena perlakuan orang lain yang kebetulan kita suka, melainkan harapan-harapan kita sendiri yang sudah terbangun untuk bersama orang itu. Dibandingkan dengan kenyataan, ternyata lebih menyakitkan dihujam sama harapan kita sendiri (MPUS).

Masih inget banget, kemarin ada seorang temen (cowo) yang tiba-tiba chat pengen cerita sama gue, ternyata baru aja dia baru aja putus, cerita bagaimana kronologisnya bagaimana perkara cinta mereka selesai. Si cowo bilang dunianya berasa hancur, and he doesn’t has reason to life anymore.

“masa depan yang kita berdua rencanain itu udah terlalu jauh kak, dan semuanya selesei disini” ucapnya tak berdaya sambil ndelosoran di lantai .

To be honest, buat kami para cowo paling pengen diakui sebagai hero dihadapannya (ego, detected).

look like a stupid man ? ya mau dibuat seperti apa lagi, kita semua pernah ngalamin frustasi dan depressi, entah apapun itu bentuknya. Buat cowo, diberi batas dan berjarak dengan perempuannnya adalah kedukaan yang kejam.

depression-3015577_960_720
Jarak itu memang kejam boy. (source : Pixabay)

Jadi bisakah kita bangkit dari grievance laknat itu ?

Nah, Elisabeth Kubler-Rose dalam paperya pernah memaparkan ada lima tahapan manusia melewati masa kesedihan, hal ini umumnya ketika kita sedang ada dalam keadaan duka, patah hati contohnya. Yang pertama adalah tahap DENIAL di stage ini, biasanya orang yang sedang berduka akan menyangkal dengan berkata mereka baik-baik saja, padahal keadaannya adalah sebaliknya. Penyangkalan ini biasanya adalah bentuk defense dari apa yang sedang dihadapi. stage denial ini hanya berlangsung hanya sementara. Setelah itu akan berlanjut pada stage selanjutnya, ANGER,  tahap yang kedua ini para manusia yang ada dalam kedukaan tidak bisa menyembunyikan keadaan, dan mereka meluapkan emosi, salah satu caranya adalah mencoba mencari apapun yang bisa disalahkan. Tak jarang orang-orang yang patah hati playing victim dengan berkata hidup ini tidak adil, kenapa harus gue yang patah hati, kenapa orang lain hidupnya lebih beruntung daripada gue. Setelah selesei pada stage anger, tahap selanjutnya adalah BARGAINING, stage tawar-menawar dengan kenyataan contohnya dengan memohon pada siapa aja.

kasih gue satu moment aja, plis

kasih kesempatan sekali lagi”

“Gue ga bakal ngulang kesalahan lagi”

Padahal bargaining ini sebenarnya sia-sia aja, tidak akan merubah keadaan sama sekali. Ketika selesai di stage bargaining. Baru ke stage yang lebih berat DEPRESSION, pada tahapan seseorang yang patah hati merasa hidupnya sudah hancur, bahkan bila tidak sanggup  melewati stage ini, ada kemungkinan orang itu bisa bunuh diri. Depression tahap yang hanya bisa dilalui diri sendiri, tidak ada yang bisa membantu keluar dari stage ini selain dirimu sendiri. Kalau orang bisa melewati stage depression, akan menuju stage selanjutnya, yaitu MENINGGAL. Eh engga deng, tahap terakhir adalah ACCEPTANCE, penerimaan. Orang ini sudah mulai menerima kenyataan yang harus dihadapi dan mulai bisa berpikir jernih. Dengan mantap dia akan berkata “sekarang saatnya untuk moving on”.

Proses dari stage pertama hingga terakhir ini butuh waktu yang bermacam-macam. Ada yang cepat dengan beberapa minggu atau beberapa hari, tapi ada juga yang bertahun-tahun untuk benar-benar bisa moving on. Ada juga yang menyelesaikan stage dengan minum baygon, banyak jalan menuju roma dan banyak juga cara untuk mengakhiri hidup ; dengan jatuh cinta pada orang yang salah misalnya.

Buat diri gue sendiri, nikmati aja stage demi stage dari grievance ini. Mungkin menyakitkan, tapi berjuang untuk bertahan hidup juga bagian dari percaya akan ada hal manis di masa depan nanti.

life-2048978_960_720
Jangan lupa bahagia teman (source : Pixabay)

Patah hati juga bagian dari kekuatan, ada dua sumber kekuatan besar yang bisa merubah kehidupan manusia bahkan dunia. Cinta dan kebencian, dua hal ini adalah kekuatan yang sama-sama besar. Keduanya sama, hanya ada di dua dimensi yang berbeda saja. Karena kebencian kepada ayahnya sendiri, Hitler membunuh sekitar 6 juta orang Yahudi di camp konsentrasi. Disisi sebaliknya, karena cinta, Mother Theresia mencoba membuat perubahan gila untuk orang-orang yang terkena wabah kusta yang menyedihkan di kalkuta, India.

Broken heart is not only about sadness and depression, but also about power, strength, potential, and creativity lihat aja NDX Aka Familia, banyak lagu-lagu mereka yang tercipta dari patah hati. contohnya lagu sayang, kimcil kepolen, aku cah kerjo, kelingan mantan dan banyak lagu terkenal karya mereka yang dinyanyikan oleh Via Vallen, Nella Kharisma (Bhineka Tunggal SERA O.A.O.E) tanya saja Stephanie kalo nda percaya wkwkwkwk .

Patah hati dan kesedihan itu bagian dari kehidupan, lalui saja setiap alurnya, setiap kesedihan, kebencian, ketakutan, kekuatiran, hingga kamu sudah bisa merasa biasa kembali. Jadi, saat cintamu berakhir, BALAS DENGAN KARYA :v

Jadi, apa gue sudah move on ? i am not sure.

Membereskan hati itu tentang masalah waktu, tidak ada jalan tercepat atau cara terbaik agar semuanya menjadi biasa kembali, tapi semua ini gue anggap jadi de-javu, serpihan-serpihan kecil kehidupan yang ditampilkan sesaat untuk sebuah jalan panjang di depan sana. Ya mungkin ga sama plek dengan teori dejavu sendiri ya, tapi gue mulai mengerti beberapa langkah kedepan jalan hidup gue sendiri, arah ini mau kemana, dan gue harus ngapain. Ya meskipun harus lewat patah hati dulu.

dreamcatcher-2683634_960_720
Dreamcatcher . source : Pixabay

Ndak selamanya patah hati jelek, mungkin Tuhan sedang membelokkan langkahmu dari haluan yang salah, bisa juga Tuhan harus mematahkan hatimu untuk menyelamatkan kamu dari orang yang tidak tepat, atau semua itu adalah bagian dari jawaban doa kecilmu “Jauhkanlah kami daripada yang jahat”.

.
.
.
Jadi apakah gue masih suka sama perempuan itu ?
IYA MASIH !!! ehe 🙂
 

2 Replies to “Perhaps broken heart is the best way to make you stronger”

  1. […] Petualangan ini gue anggap sebagai sebuah perjalanan merayakan kesedihan, rentetan pengalaman dan grievance di bulan Januari 2018. Perjalanan yang serba mendadak dan perencanaan yang sangat minim. Rencana […]

  2. […] udah beberapa kali nulis tema yang mirip-mirip tentang move on itu read my previous post in here and here. saya lakuin riset kecil-kecilan di twitter kebetulan ada yang threat tentang pengalaman […]

Leave a Reply