Maafin aja si Jojo

Gue nulis ini pasca stand up comedi Joshua Suherman di Majelis Lucu Indonesia dan Ge Pamungkas dianggap melecehkan agama Islam. Joshua Suherman jadi bulan-bulanan netizen. Joshua dianggap sudah melecehkan agama islam di last bit komedi dia. Begitu juga Ge Pamungkas, menyampaikan bit-bit komedi dengan menyantumkan ayat Al Quran dianggap sebagai sesuatu yang tak elok.

Dan warga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terbagi menjadi dua kubu lagi, yang rang-orangnya sebenernya itu-itu aja sih wkwkwkwk

joshua
source : kumparan

Kemarin Joshua dan Ge mendatangia LBH GP Anshor untuk minta bantuan hukum dari Gerakan Pemuda “NU” Anshor tersebut. Pasalnya Joshua dan Ge Pamungkas dilaporkan oleh FUI dengan dugaan penistaan agama.

“makanya ce, islam” kata Joshua pada Cheryl ex cherrybelle.

Bit komedi Joshua langsung membuat sebagian warganet panas dan sebagian lagi selow menanggapinya. Sebenernya video stand up comedi Joshua di MLI sudah tergolong cukup lama, tapi kenapa baru heboh sekarang ?

Coba deh belajar untuk menelaah segala sesuatunya dengan pikiran jernih apapun itu. Cobalah untuk melihat konteks dan tujuannya. Dengan mempertimbangkan kedua hal itu, kejadian-kejadian salah tafsir bisa diminimalisir. Lalu putuskan sikap kita untuk menjadikan diri kita dan orang-orang disekitar menjadi lebih baik.

Contohnya pada bit Joshua ini, ada tanggapan yang diucapkan para netijen yang budiman ini.

Yang dilakukan @jojosuherman murni satire untuk membantu kita jujur, mengakui fakta, sbg kritik sosial.  Sekarang dia pun dijadikan sasaran, padahal dia dipastikan tak ada maksud buruk kecuali sekadar menghibur dan melakukan kritik sosial dgn caranya.#SemangatJoshua – @zoelfick

Gue sepenuhnya setuju dengan pendapat mas Zoel ini,

Lalu pada kasus Ge Pamungkaspun sama, contohnya aja dari Pandji Pragiwaksono ini

Ashampoo_Snap_Rabu, 10 Januari 2018_09h38m56s_001_
 

Muhadkly Acho juga mencoba menyampaikan poin materi lawak Ge Pamungkas yang kebetulan hadir dan satu panggung bersama Ge Pamungkas.

“Kita perform di acara itu. Jadi kita tahu persis utuh materinya seperti apa. Jadi kira yakin tidak ada unsur melecehkan, mendeskreditkan ayat atau apapun, nggak. Karena yang dikritik orang-orang yang tidak mau memperbaiki dirinya tapi bersandar kepada ayat-ayat itu,” ujar Acho, detik

Kayak gini nih, Elo percaya kalau Tuhan itu sediakan jodoh yang terbaik buat elo, tapi elo ga ngapa-ngapain, ga upgrade diri, ga perbanyak ring pertemanan, ga berusaha dan berharap akan ada yang tiba tiba nyamperin dan bilang “eh gue jodoh lo loh” kan malah jadi ngeri.

Lagian berusaha untuk mendapatkan cinta itu seru kali, kita akan bisa bahagia banget kalau cinta kita bersambut, tapi bisa nyesek senyeseknya ketika tau kita cuma dijadikan satu dari beberapa pilihan dia *eh.

BALIK KE TOPIK. BALIIIIK GEH

Yang bikin heran, kenapa banyak temen-temen yang spontan tensinya meninggi. Perkara ini dibalas dengan amarah, kecaman dan ancaman.

Jadi lebih mulia mana, mengecam lalu membenci atau memaafkan ? Kurang lapangkah dada kita untuk memaafkan ? Kurang besarkah jiwa kita untuk mengendalikan ego sendiri ?

Jangan sampai kecintaanmu pada agama pada Tuhan malah membuat hatimu membenci orang lain yang sebenernya ga kita kenal juga.

Apakah Tuhan menghendaki hati kita disusupi oleh kebencian ? kayaknya ndak kan.

Udah maafin aja sih, orang baik kan bukan berarti tidak pernah buat kesalahan. Kita manusia semua bisa buat kesalahan ? Yang seharusnya sedang kita perjuangkan adalah bagaimana memuliakan manusia atas dasar cinta kepada Tuhan. Karena cinta dan kebencian itu sendiri ada di dimensi yang berbeda.

Kalo kata Mba Jihan Davinca sih gini :
Jangan  menggadaikan kehormatan hanya untuk menunjukkan kebencian. Ruginya dobel 🙂
Omong kosong kalau terasa diri lebih bahagia kalau amarah dan kebencian terus dipelihara dalam hati. Mau pakai alasan “disuruh sama Tuhan” sekali pun. Tuhan mana itu yang memerintahkan hal-hal begitu?
Maafin si Jojo dan Ge Pamungkas rasanya lebih mulia daripada terus-menerus mencaci maki dan merendahkan mereka. Toh dengan merendahkan mereka tidak membuat kita menjadi lebih tinggi.

Leave a Reply