Ketika Dia Tidak Mencintaimu, Jangan Memaksakan Diri

Unsplash/Cerys Lowe

Dalam kehidupan kita sebagai manusia, ada tiga ketakutan dengan kesedihan mendalam yang sukar dihadapi manusia, dan banyak orang mencoba menghindar dari tiga kenyataan ini terlalu menyeramkan untuk dihadapi.

Tiga ketakutan dalam kesedihan itu adalah pertama takut tertolak, dua takut gagal dan ketiga takut kehilangan. Buat mereka yang pernah ditolak, pernah gagal dan pernah kehilangan pasti tidak akan tidak setuju bahwa rasa sakit dan perih yang pernah dialami itu benar-benar menyiksa dan menyesakkan dada.

Dan pastinya, tiga hal ini akan pernah dialami oleh kita semua, tidak ada satupun orang yang tidak pernah ditolak, tidak pernah gagal dan tidak pernah kehilangan.

Karena ketiga hal ini bukanlah sesuatu yang bisa kita kendalikan dari dalam kita secara langsung. Hal ini terjadi karena sesuatu yang di luar kita, tidak ada kontrol langsung yang bisa kita pegang. Karena hidup bukan seperti robot yang bisa diprogram sesuai keinginan programer, satu-satu kepastian dalam hidup itu ya ketidakpastian itu sendiri. Ironisnya, ketidakpastian itulah yang kadang membuat kita gagal, tertolak dan kehilangan. Hal-hal yang membuat kita takut dan terluka.

Unsplash/benbateson
he small town of Pembroke, Ontario

Dari banyaknya peristiwa yang terjadi ini, ada satu keadaan yang bisa membuat kita merasa gagal, tertolak dan kehilangan, yakni ketika kamu tahu bahwa dia tidak mencintaimu. Ketika kamu menyadari bahwa dia tidak mencintaimu, kemungkinan besar kamu akan merasa hidupmu gagal, kamu ditolak, dan secara bersamaan kamu merasa kehilangan. Pedih bukan.

Yang namanya romansa tentu akan selalu menjadi rahasia, bisa menghadirkan bahagia di sisi yang lain akan membuat kamu terluka. Tahu bahwa dia tidak mencintaimu menjadi satu kejadian yang pernah dialamin oleh banyak orang, aku dan kamu dengan menimbulkan luka dan trauma dengan kesedihan yang merana. Terdengar seperti drama anak SMA dengan cinta monyetnya, namun permasalahan romansa dan asmara ini emang ribet-ribet bngsat.

Sepertinya banyak romansa mungkin terdengar miris tanpa menyisakan jejak manis. Pertama pernah jatuh cinta yang terhalang beda agama, sebuah keyakinan berbeda sangat sulit untuk bisa bersama. Dipaksakan pun akan mengobarkan banyak hal. Kemudian ada lagi seseorang yang sepertinya mempunyai satu rasa, namun ternyata tidak bertahan lama.

Dan yang terakhir ini, ada satu lagi yang dengan tekun dibawa dalam doa untuk memutuskan dia akan diperjuangkan, atau beberapa tahun berusaha untuk mencari banyak cara dan alasan agar dapat bisa bersama, ternyata sebuah keseriusan hanya dianggap bercanda dan hal itu nyaris buat banyak orang mati rasa. Ada yang pernah mencoba untuk berusaha sekuat tenaga ternyata dia memilih seorang teman.

Memang perkara rasa semuanya jadi tidak mudah dan kita jadi serba salah.

Tidak ada rasa yang paling menyakitkan, ketika dia yang kamu cintai tidak mencintaimu. Ketika rasa yang kamu punya untuk dia tidak dia punya untuk kamu. Ketika ketulusan yang ada dalam kamu dibuang sia-sia oleh dia.

Tenanglah, kamu tidak sendiri. Banyak yang merasakan hal serupa di dunia ini. Sekali lagi perkara rasa, semuanya jadi tidak mudah.

Unsplash/danieltafjord
Brokn 🙂

Kalau ada yang ditakutkan dari kenyataan dia tidak mencintaimu adalah kamu akan menyalahkan dirimu, orang lain, matahari yang terbit di timur, semesta, semua akan menjadi salah.

Pernah gagal dalam romansa sekali, dua kali, bahkan berkali-kali tidak lantas membuat hidupmu menjadi gagal, kamu hanya perlu menemukan orang yang tepat di waktu yang tepat.

Yang lebih parah lagi bila kamu tahu bahwa dia tidak mencintaimu, kamu mempunyai perasaan bahwa kamu tidak layak untuk mendapatkan cinta, perasaan bahwa kamu tidak mempunyai cinta yang mulia. Perasaan bahwa kamu tidak mempunyai cinta yang luar biasa.

Sebenarnya perasaan itulah yang akan menjadi barnacles atau parasit dan mulai menggerogoti hidupmu dan kamu pun tidak mampu untuk mengenal dirimu sendiri. Jadi, sebaiknya kamu jangan pernah berhenti untuk mempunyai sebuah rasa yang itu sangat luar biasa walaupun pernah kecewa dan terluka.

Memang untuk menyembuhkannya semua butuh waktu. Kenyataan ada cinta yang gagal, ada perasaan yang tertolak dan harapan yang hilang pastinya akan menimbulkan luka dan trauma. Bila kamu tidak bisa menghadapinya maka habislah kamu menjalani hidup di dunia.

Semakin dalam perasaan yang kamu punya, semakin lama kamu pulih sedia kala. Tapi jangan takut, perjalanan hidup yang berat akan mengajarimu bagaimana menjadi untuk menjadi lebih kuat. Tidak perlu memaksakan diri, ikatan yang terlalu erat hanya akan menimbulkan bekas yang bikin kamu semakin terjerat.

Berkali-kali patah kamu tidak boleh hancur, berulang kali jatuh tapi kamu harus tetap berdiri, berkali-kali terluka tapi kamu harus tetap kuat, berkali-kali tersiksa tapi kamu harus tetap berjalan. Berkali-kali terkapar dan kamu harus tetap hidup.

Tidak apa kamu kehilangan cinta dari dia, tapi kamu tidak boleh kehilangan cintamu. Perasaan dia ke kamu mungkin biasa aja, tapi kamu harus tetap punya cinta yang mulia.

Leave a Reply